Kabar

Kunjungan Ke Eropa dan Sistem Offset

Kunjungan Ke Eropa dan Sistem Offset

Perspektif
Ilustrasi (republika.co.id) Oleh Bimo Joga Sasongko* Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Uni Eropa, yaitu Jerman, Inggris, Belgia dan Belanda. Indonesia merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki Comprehensive Partnership Agreement (CPA) dengan Uni Eropa. Keberadaan CPA perlu segera disertai langkah konkret dan strategis. Salah satu langkah konkret itu sebaiknya terkait sistem offset untuk mencetak sumber daya manusi (SDM) berkelas dunia untuk membangun Indonesia. Pemerintah perlu mengelola sistem offset terkait dengan berbagai macam belanja ke luar negeri maupun pembangunan berbagai macam infrastruktur. Terutama bagi pembelian dengan jumlah anggaran yang besar. Misalnya pembelian pesawat terbang untuk penerbangan sipil maupun keperluan militer. O...
Memacu Daya Saing SDM

Memacu Daya Saing SDM

Perspektif
Ilustrasi (Foto: pgimgs.com) Oleh Bimo Joga Sasongko* Komisi IX DPR RI menyetujui alokasi dana APBN sebesar Rp 1,5 triliun yang diperuntukkan bagi Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Ditjen Binalatas) Kementerian Ketenagakerjaan untuk membenahi Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Tanah Air. Alokasi anggaran tersebut di atas dibuat setelah melihat hasil pemetaan Kemnaker terhadap 276 BLK milik pemerintah di seluruh Indonesia. Hasilnya sangat menyedihkan, karena dari jumlah itu, hanya ada 57 BLK yang kondisinya baik. Selebihnya 138 BLK sudah tak terurus dan sering vakum dari kegiatan pelatihan dan sebanyak 81 BLK kondisinya rusak parah sehingga praktis tidak bisa beroperasi lagi. Karena itu, pemb...
Mengembangkan SDM Kelas Dunia

Mengembangkan SDM Kelas Dunia

Perspektif
Ilustrasi (Foto: skmtraining.co.id) Oleh Bimo Joga Sasongko* Presiden Joko Widodo akan mengunjungi Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda 18-22 April. Indonesia merupakan negara pertama Asia Tenggara yang memiliki Comprehensive Partnership Agreement (CPA) dengan Uni Eropa. Keberadaan CPA perlu segera disertai langkah konkret dan strategis. Salah satunya mencetak sumber daya manusia (SDM) berkelas dunia untuk membangun, khususnya mengisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baik sebagai insinyur maupun manajemen. Indonesia perlu mempersiapkan SDM sejak awal, dengan merekrut lulusan SMA terbaik untuk diberi bea siswa ikatan dinas belajar di perguruan tinggi (PT) terkemuka Eropa. Saatnya pemerintah membuat program nasional “Sejuta Indonesia di jantung iptek dan inovasi dunia” bekerja sa...
Visi Indonesia dan Kualitas SDM

Visi Indonesia dan Kualitas SDM

Perspektif
Ilustrasi (Foto: gapurabali.com) Oleh Bimo Joga Sasongko* Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar beberapa waktu lalu merekomendasikan agar Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dihidupkan lagi dengan tajuk Visi Indonesia 2045. Visi tersebut sekaligus menjadi grand design pembangunan nasional. Rakernas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebelumnya juga telah mengemukakan pentingnya menghidupkan GBHN dalam tajuk Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Langkah menghidupkan GBHN memang tidak sekadar menyusun kembali naskah atau dokumen pembangunan, tetapi juga termasuk menyusun metode untuk mewujudkan kekuasaan atau pemerintahan yang efektif dan berdaya saing. Itu karena rumusan GBHN yang sebagus apa pun, akan percuma jika sistem kekuas...
Hardiknas 2018 dan Terobosan untuk Meningkatkan Indeks Pendidikan

Hardiknas 2018 dan Terobosan untuk Meningkatkan Indeks Pendidikan

Perspektif
Ilustrasi (Foto: sr.sgpp.ac.id) Oleh Bimo Joga Sasongko* Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 menjadi momentum mencari solusi untuk mendongkrak indeks pendidikan di Tanah Air. Tema peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan". Esensi menguatkan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari isu strategis pendidikan dan kebudayaan. Yakni ketersediaan, peningkatan profesionalisme, dan perlindungan serta penghargaan guru; pembiayaan pendidikan dan kebudayaan oleh pemerintah daerah; kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi dan pembangunan ekonomi nasional; membangun pendidikan dan kebudayaan dari pinggiran; serta penguatan pendidikan karakter dan sekolah sebagai model lingkungan kebudayaan. Peringatan Hardiknas kali ini diwarnai de...
Dua Tahun Wafatnya BJ Habibie, IABIE Gelar Haul | Kumparan

Dua Tahun Wafatnya BJ Habibie, IABIE Gelar Haul | Kumparan

Liputan Media
Reportase Kumparan Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) mengadakan peringatan 2 tahun wafatnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie. IABIE merupakan organisasi para penerima beasiswa ke luar negeri pada tahun 1982-1996 yang diinisasi oleh BJ Habibie. Mewakili keluarga besar, putra BJ Habibie, Ilham Habibie, mengucapkan terima kasih atas acara haul sang ayah. Meski telah tiada, sosok Bj Habibie dinilai masih membekas dalam memori semua orang. "Terima kasih atas upaya dan waktu Bapak Ibu, teman-teman, rekan-rekan semua dari IABIE yang telah berkumpul sore hari ini untuk mengenang wafatnya dua tahun alm. Prof Dr.BJ Habibie, ayah saya dan juga bapak dari bapak-bapak ibu-ibu sekalian. Kalau dari saya secara biologis, kalau di kita semuanya secara biologis dan ideologis," kata Ilham dalam ...
Sambutan Gembong Primadjaja, Ketum IA ITB, dalam Haul ke-2 Alm. Prof. BJ Habibie

Sambutan Gembong Primadjaja, Ketum IA ITB, dalam Haul ke-2 Alm. Prof. BJ Habibie

IABIE Podcast
https://www.youtube.com/watch?v=pOewxtnNb0g Gembong Primadjaja, Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung turut memberikan sambutannya pada Haul Ke-2 Alm. Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie. Menurutnya, Prof. Habibie merupakan acuan dan panutan para alumni ITB yang bekerja di bidang teknologi. Adapun Haul Ke-2 ini merupakan momen untuk meningkatkan bakti kepada bangsa dan negara Indonesia.
Haul Ke-2 Mengenang Wafatnya Alm. Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie

Haul Ke-2 Mengenang Wafatnya Alm. Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie

IABIE Podcast
https://www.youtube.com/watch?v=dnS50EWpPVU Presiden RI ketiga Alm. Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie wafat pada 11 September 2019 silam. Dalam rangka memperingati dua tahun wafatnya Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Ketua Dewan Pembina IABIE Periode 2013-2019, Pengurus Pusat IABIE mengadakan tahlilan dan doa bersama pada hari Sabtu, 18 September 2021 jam 15.30 s.d 17.30 WIB. Kegiatan ini diadakan secara tatap muka di Sekretariat Pusat IABIE untuk tamu terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, dan juga disiarkan secara live melalui aplikasi zoom meeting dan streaming Youtube. Acara diawali dengan penyampaian kesan-kesan para alumni terhadap Alm. Prof. Dr. Ing. BJ Habibie, pemutaran video pendirian IABIE, serta opening speech dari Ketua Umum IABIE, Bimo Sasongko yang ...
Peleburan LPNK ke dalam BRIN dan Legasi BJ. Habibie

Peleburan LPNK ke dalam BRIN dan Legasi BJ. Habibie

Liputan Media
Pernyataan Sikap Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) Pengurus Pusat Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) berharap langkah pemerintah yang melakukan peleburan/penggabungan lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tidak menimbulkan brain drain terhadap SDM Iptek Nasinal. Investasi negara untuk SDM Iptek bangsa yang sudah terjadi selama puluhan tahun perlu didayagunanaan secara optimal untuk menghadapi ekonomi berbasis ilmu pengetahuan. Penggabungan perlu menekankan konsolidasi SDM dari 4 LPNK sehingga kapasitas dan portofolio kompetensinya yang makin besar dan lengkap sehingga menumbuhkan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (Litbangjirap) di Indonesia secara ideal. BRIN telah menugaskan sejumlah pelaksana tu...
Mendongkrak Indeks Pendidikan

Mendongkrak Indeks Pendidikan

Perspektif
Ilustrasi (Foto: buildingstatecapability.com) Oleh Bimo Joga Sasongko* Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 menjadi momentum mencari solusi untuk mendongkrak indeks pendidikan di Tanah Air. Hal ini selaras dengan tema peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Esensi menguatkan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari isu strategis pendidikan dan kebudayaan, yakni ketersediaan, peningkatan profesionalisme, dan perlindungan serta penghargaan guru. Selain itu, pembiayaan pendidikan dan kebudayaan oleh pemerintah daerah; kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi dan pembangunan ekonomi nasional; membangun pendidikan dan kebudayaan dari pinggiran; serta penguatan p...