Dua Tahun Wafatnya BJ Habibie, IABIE Gelar Haul | Kumparan

Reportase Kumparan

Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) mengadakan peringatan 2 tahun wafatnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie. IABIE merupakan organisasi para penerima beasiswa ke luar negeri pada tahun 1982-1996 yang diinisasi oleh BJ Habibie.

Mewakili keluarga besar, putra BJ Habibie, Ilham Habibie, mengucapkan terima kasih atas acara haul sang ayah. Meski telah tiada, sosok Bj Habibie dinilai masih membekas dalam memori semua orang.

“Terima kasih atas upaya dan waktu Bapak Ibu, teman-teman, rekan-rekan semua dari IABIE yang telah berkumpul sore hari ini untuk mengenang wafatnya dua tahun alm. Prof Dr.BJ Habibie, ayah saya dan juga bapak dari bapak-bapak ibu-ibu sekalian. Kalau dari saya secara biologis, kalau di kita semuanya secara biologis dan ideologis,” kata Ilham dalam acara yang digelar secara virtual, Sabtu (18/9).

“Saya kira dua tahun ini adalah masa yang sebetulnya sudah cukup lama. Namun demikian Beliau masih dalam memori kita semua bersama,” lanjutnya.

Apalagi, kata dia, BJ Habibie semasa hidup memiliki prestasi yang luar biasa dengan konsep-konsep yang digagasnya.

“Dan itu karena memang Bapak BJ Habibie dalam hidupnya punya semangat yang luar biasa dengan konsep-konsep dan juga prestasi yang luar biasa pula, yang membuat kita selalu mengenang Beliau itu, termasuk saya sendiri,” kata dia.

Selain itu, Ilham mengatakan semasa hidup sang Ayah selalu fokus dengan bidang kemajuan teknologi yang ternyata dibutuhkan saat ini.

“Karena semua hidup beliau berkarya dan bekerja selalu di bidang yang sangat penting dan semakin penting terlihat saat ini yaitu adalah bagaimana teknologi bisa memperbaiki kualitas hidup kita bersama dengan adanya inovasi-inovasi yang berkelanjutan,” kata dia.

Ketua Dewan Pembina IABIE ini pun berharap di tengah pandemi COVID-19 dapat semakin mendorong perkembangan teknologi.

“Saya kira di dewasa pandemi ini dan kelak kalau satu ketika kita sudah semakin tertekan oleh hal-hal yang lain selalu kita sadari akan bahwasanya teknologi adalah satu-satu caranya yang bisa kita gunakan sebagai alat bantu,” tutup dia.

Presiden ketiga RI BJ Habibie wafat pada 11 September 2019 lalu di RSPAD Jakarta. Sebelum meninggal dunia, Habibie dirawat intensif sejak awal September 2019. Habibie mengembuskan napas terakhir di usia ke-83 tahun.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: