Investasi SDM Daerah

Oleh Bimo Joga Sasongko*

Diperlukan terobosan untuk mencetak birokrat unggul sejak dini. Pemerintah daerah perlu investasi sumber daya manusia (SDM) dengan mengirim lulusan sekolah menengah untuk belajar ke luar negeri dengan beasiswa.

Selama ini pemerintah daerah sudah mengirimkan SDM ke perguruan tinggi dalam negeri seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan lainnya dengan status ikatan dinas. Karena konvergensi teknologi dan pesatnya kemajuan tata kelola korporasi global, maka perlu juga terobosan dengan mengirimkan putra-putri daerah ke luar negeri.

Pengiriman mahasiswa ke luar negeri oleh pemerintah daerah merupakan bagian dari investasi SDM yang sangat strategis. Sejarah kebangkitan nasional bangsa-bangsa dunia juga diwarnai dengan langkah mengirimkan para pemuda ke luar negeri.

Biaya pemerintah daerah untuk beasiswa pemuda ke luar negeri harus dipandang sebagai investasi produktif, tidak semata-mata konsumtif tanpa manfaat balikan atau rate of return. Investasi modal manusia selalu berjangka panjang.

Sejak awal dekade ini, para pembuat kebijakan negara maju, terutama Eropa telah meningkatkan perhatian terhadap mahasiswa internasional.

Banyak negara Eropa memfasilitasi para mahasiswa internasional untuk belajar dan bekerja di industri ternama. Bahkan beberapa tahun belakangan, Uni Eropa telah membuat kebijakan imigrasi yang menjamin kepastian hukum status mahasiswa internasional.

Mereka juga memberi kesempatan luas untuk mengakses lapangan kerja baik selama maupun setelah lulus. Selain itu, juga dibuat skema pencarian kerja pascastudi agar mahasiswa internasional mudah mengakses dunia kerja. Kesempatan ini harusnya ditangkap pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: