DISKUSI SENIN MALAM IABIE Forum Diskusi Sains dan Industri

?Yi??i?? Senin, 14 mei 2018
?Yi??i?? Pk. 19.00 s.d 21.00
?Y?i?? Sekretariat Pusat IABIE
Jl. RP Soeroso No 6
Menteng, Jakpus

Pada Senin, 14 Mei 2018 bertempat di Sekretariat Pusat IABIE, Menteng, JakPus, Pengurus Pusat IABIE bersama Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka dan Daniel Lumban Tobing menyelenggarakan acara FORUM DISKUSI SAINS, TEKNOLOGI DAN INDUSTRI dengan tujuan untuk memberikan pandangan dan masukan kepada anggota DPR terkait dengan RUU SINAS IPTEK (perubahan UU No 18 tahun 2002) dan pandangan IABIE mengenai roadmap dan Pembangunan Negara Industri Berbasis Riset.

Pertemuan yang ke-3 antara anggota IABIE dengan Anggota DPR RI ini merupakan upaya IABIE untuk memberikan ilustrasi hubungan antara riset dan industri serta kendala yang ada.

Sudah banyak Anggota DPR seperti yang diwakili oleh Bu Rieke yg sadar bahwa kita butuh science and technology dgn sudut pandang yg benar.

Bu Rieke menyampaikan antara lain bagaimana Korea Selatan membangun industrinya dan bisa menjadi referensi yang baik untuk pembangunan Industri Indonesia ke depannya dibanding negara lain.

Wadah untuk memanfaatkan science and technology karya anak bangsa jumlahnya sangat banyak dan terungkap dalam diskusi, sudah banyak hasil teknologi yang siap tersedia hanya saja bagaimana melegitimasikannya agar dapat dimanfaatkan industri belum diatur dalam tatanan UU.

Sebagai tambahan disampaikan juga terkait Dana Desa dimana dalam implementasi UU nya masih sangat minim menyinggung mengenai keterkaitannya dengan science and technology sehingga perlu mendapatkan perhatian.

Sedikit catatan penting terkait anggaran riset yang masih sangat minim dimana Indonesia baru mengalokasikan 0,25% PDB, yaitu 25,8 Triliun yaitu setara dengan 1,23% dari total 2.095 Triliun APBN 2016 dimana anggaran yang murni untuk riset hanya sebesar 11,28 Triliun atau hanya 0,54% dari total APBN 2016.

Sementara untuk tahun 2018 anggaran yang murni untuk riset, tetap pada angka 43,7%, atau setara dengan 10,89 Triliun atau hanya 0,49% dari total APBN 2018. Turun 0,05% dari APBN dua tahun lalu.

Sangat ironis memang, dengan tujuan pembangunan Negara industri sudah saatnya pemerintah memberikan dukungan yang penuh untuk pemajuan science dan technology.

Tidak ada satu negara pun dapat menjadi negara industri yang kuat, tanpa riset yang kuat.

Beberapa pembicara yang ikut hadir dalam acara ini yaitu :

ai??Z Rieke Diah Pitaloka, Anggota DPR RI Komisi VI
ai??Z Daniel lumban Tobing, Anggota DPR RI Komisi VI
ai??Z LT Handoko, Deputi Kepala LIPI , 3 Besar Kepala LIPI
ai??Z Edvin Aldrian, Wakil Ketua International Panel of Climate Change, United Nation, 3 Besar Kepala LIPI

Bimo Sasongko, Ketum
Irwan Prasetyo, Sekjen

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: