Indonesia Butuh Pahlawan Inovasi

Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) akan diterapkan di setiap sekolah.

PPK dinyatakan sebagai bentuk revolusi mental yang dikondisikan di sekolah. Kemendikbud instruksikan bahwa sekolah harus direformasi baik manajemen, lingkungan, guru, kepala sekolah, komite sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Dengan demikian memerlukan nara sumber yang kredibel dan berpengalaman secara global.

Kepala sekolah akan diperankan sebagai manajer sekolah yang aktif memikirkan dan mengembangkan kualitas sekolah.

Ketua Umum Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE), Bimo Sasongko berpendapat, agar revolusi mental tersebut tidak terkurung dalam kotak sempit tetapi merupakan revolusi nilai berkelas dunia, bahkan bisa mengguncang dunia.

Karakter adalah watak, perilaku, dan budi pekerti yang menjadi ruh dalam pendidikan maka diperlukan gerakan nasional untuk mensukseskan PPK melalui harmonisasi olah hati (etika), olah rasa (estetika), olah pikir (literasi), dan olahraga (kinestetika).

Sejatinya, jelas Bimo, pendidikan karakter secara konkrit adalah mengajarkan kepada siswa tentang karakter personal, seperti hidup jujur, memiliki tanggung jawab sosial, berusaha menguasi iptek dan selalu terpacu untuk meraih kemajuan dan unggul di berbagai bidang.

“Para siswa cakrawala berpikirnya mesti diperluas dan digugah kesadaran nasionalismenya. Bahwa pada saat ini bangsa Indonesia sangat membutuhkan pahlawan yang mampu membuat terobosan untuk menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan rakyat luas,” ujar Bimo dalam siaran persnya dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2017, Senin (1/5).

Pahlawan masa depan adalah mereka yang mampu membangkitkan energi kolektif bangsanya kearah kemajuan.

“Negeri ini membutuhkan pahlawan inovasi untuk menuju kejayaan bangsa. Inovasi segala macam disiplin ilmu dan keanekaragaman budaya baik inovasi tingkat dunia maupun tingkat lokal yang memiliki arti strategis dalam kehidupan berbangsa,” demikian Bimo.[wid]

http://nusantara.rmol.co/read/2017/05/01/289666/Indonesia-Butuh-Pahlawan-Inovasi-

%d blogger menyukai ini: