NOTULENSI RAPAT PERDANA PENGURUS PUSAT IABIE 2016

Peserta :

  1. Bimo Sasongko
  2. Sayuri Siswati
  3. Jarot S. Suroso
  4. Komang Wirawan
  5. Hemat Dwi Nuryanto
  6. M. Sarinanto
  7. Kaharuddin Djenod
  8. Barman Tambunan
  9. Edi Purnawan
  10. Amarullah Adhi S.
  11. Kuntjoro Pinardi

Undangan :

  1. Taufik
  2. Beno Kunto P

Pemimpin Rapat        : Bimo Sasongko

Notulis                            : Irwan Prasetyo

————————————————————————————————————-

————————————————————————————————————-

Hasil Rapat :

Rapat Pimpinan IABIE dibuka oleh Ketua Umum Bimo Sasongko

ARAHAN KETUA UMUM

  1. Posisi Wasekjen adalah di bawah langsung Sekretaris Jendral yang mewakili masing-masing ketua. Wasekjen diharapkan untuk dapat mensupport segala kegiatan masing-masing Ketua.
  2. Hal-hal yang bersifat teknis diserahkan seluruhnya kepada Ketua.
  3. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan oleh Sekjen, telah didapatkan hasil bahwa beberapa anggota telah berkomitmen untuk melakukan donasi regular dengan total Rp. 8.000.000 per bulan. Diharapkan agar Bendahara dapat melakukan follow up terhadap anggota2 yang telah berkomitmen. Namun untuk keuangan IABIE secara jangka panjang lebih diharapkan didapatkan dari endowment funds ataupun sponsorship dalam jumlah besar.
  4. Setiap masing-masing ketua membawahi beberapa Working Group2 dan melakukan control terhadap WG2 yang dibawahi.
  5. Seluruh aktifitas utama IABIE berada berada di dalam PP 2016.
  6. Telah dibentuk Working Group Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, dan Dewan Penasihat untuk memudahkan berkoordinasi bagi anggota-anggotanya.
  7. Telah dibentuk Wali Angkatan, Negara, instansi & Wilayah/ Regional yang dibagi berdasarkan angkatan (OFP 1-4, STMDP 1-2, STAID 1-4, PAL, IPTN), Negara (Jerman, Prancis, Inggris, Australia, Belanda, Jepang, USA, Autsria, Kanada), Instansi, dan Wilayah. Wali2 ini dibawahi oleh Ketua II

 JADWAL REGULAR RAPAT

  1. Jadwal rapat regular Pengurus Pusat dijadwalkan dua kali dalam sebulan.
  2. Kedepannya diharapkan Tuan Rumah meeting adalah masing-masing ketua. Untuk lokasi dan konsumsi diserahkan seluruhnya kepada tuan rumah.

 PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Ketua umum hanya bersifat mengawasi, menfasilitasi dan menyutujui kegiatan2 yang diajukan oleh para Ketua. Seluruh kegiatan IABIE diserahkan sepenuhnya kepada Ketua I – VIII.

 NEXT MEETING

Tiga minggu dari sekarang dengan Tuan Rumah Sdr. Beno Kunto Pradekso

NEXT COURTESY VISIT

  • Kunjungan ke Pemred Republika, Rabu 14 September 2016 pkl. 14.00
  • Dinner with Dubes Jepang, Kamis 15 September 2016 pkl. 19.00
  • Beberapa minggu kedepan akan melakukan kunjungan ke Tahir Foundation

 SEKJEN

  • Diharapkan agar Ketua III dapat membuat system notulensi yang dapat dishare.

 

PEMAPARAN KETUA

KETUA I

  1. BIDANG PENDIDIKAN DAN SDM
    • Meninjau dan mengkaji kembali pembentukan Institut Teknologi Habibie. Melakukan komunikasi dengan pengelola ITH Pare-pare dan lembaga lain seperti ITI, IULI dll.
    • Melakukan koordinasi dengan bagian IT, Ketua 2 dan secretariat tentang peta kekuatan SDM Iabie
    • Melakukan inventarisasi dan analisis tentang MOU yang pernah dibuat Iabie bersama lembaga pendidikan pada kepengurusan sebelumnya
    • Melakukan advokasi tentang perlunya peningkatan SDM dengan mengirimkan SDM Indonesia utk belajar dan sekolah di luar negeri
    • Membuat kegiatan2 yg terkait peningkatan SDM Nasional Indonesia
    • Memfasilitasi WAG SDM dan pendidikan
    • Memfollow up rencana pertemuan dengan Presiden RI tentang SDM low cost high impact
  1. BIDANG PELATIHAN PROFESIONALITAS/KETENAGAKERJAAN:
  • Melakukan kajian pelatihan profesionalitas/ketenagakerjaan yang ada di Indonesia cq departemen tenaga kerja
  • Melakukan inventarisasi tentang kesiapan SDM IAbie utk memberikan pelatihan profesionalitas/ketenagakerjaan utk peningkatan SDM nasional
  • Ikut berperan dalam peningkatan SDM nasional dalam peningkatan pendidikan non formal
  • Melakukan kajian kegiatan sertifikasi profesi yang dilakukan pemerintah.
  1. BIDANG PENGEMBANGAN ETIKA, KARAKTER & KEBUDAYAAN:
  • Melakukan kajian dan menganalisis tentang pengembangan etika dan karakter nasional Indonesia, termasuk program bela Negara.
  • Berperan aktif dalam kegiatan yang dikoordinir oleh kementrian coordinator PMK
  • Berperan serta dalam mensukseskan program kerja pemerintah utk revolusi mental
  • Melakukan kegiatan2 yang dapat menghasilkan pengembangan etika, karakter dan kebudayaan utk mengembangkan nilai2 luhur bangsa Indonesia.

KETUA II

  • Program kerja Ketua II lebih difokuskan kepada Database, keanggotaan, dan Diaspora internasional
  • Melihat kondisi WG2 IABIE yang ada saat ini sudah kehilangan focus, ketua III mengusulkan untuk melakukan dilikuidasi terhadap WG2 yang tidak aktif. Namun melihat fungsi WG2 yang ada saat ini yaitu sebagai salah satu sumber database IABIE, WG2 yang ada saat ini akan tetap dipertahankan. Sdr. Tri Budi dan Yopi Gagas Ilmiawan bertugas untuk menjaga dan mereview WG yang ada.
  • Diperlukan platform yang sama agar komunikasi berjalan dengan lancar untuk setiap kelompok, khusunya bagi yang berada di luar negeri. Saran Ketua II untuk mensupport Sdr. Izzat Farahidy yang telah membantu dalam proses meeting online perdana Pengurus Pusat tanggal 8 September ini dalam mengembangkan platform yang ada.
  • Jika ini bisa berjalan dengan lancar, meeting secara fisik dapat dilakukan 1 bulan sekali dan meeting online dapat dilaksanakan seminggu sekali
  • Mengontrol meeting, harus sudah ada pembicaranya.
  • Memperkuat kembali database yang ada saat ini.
  • Perencanaan program.

KETUA III

EKSTERNAL

  1. Mendorong lahirnya berbagai Inisiatif Bisnis maupun non Bisnis hingga memperjelas ROADMAP-nya di Bidang ICT & EKRAF dari IABIEr. PIC : Beno K Pradekso
  2. Mendorong / Mendukung Bisnis IABIEr Bidang ICT & EKRAF untuk menjadi Pemain di PASAR INTERNASIONAL. PIC : Beno K Pradekso
  3. Mendorong Kegiatan ICT & EKRAF yg dapat menopang Pendanaan Yg dibutuhkan IABIE dalam  jangkapendek, menengah dan panjang. PIC : Hemat Dwi Nuryanto& Semua Ketua Divisi
  4. Mengimplementasikan Program 1, 2, 3 melalui Program (Inisiatif) :
  • PEMBANGUNAN KARAKTER Generasi Muda Indonesia yg di Mulai dari Sekolah/ Pesantren dan bagi PEMBANGKITAN UKM dan Potensi Lokalvia RADIO 2.0 INITIATIVE. PIC : Hemat Dwi Nuryanto
  • Memberikan Solusi berbasis ICT Untuk MEMAJUKAN DEMOKRASI dan Meningkatkan Kualitas TATAKELOLA di Indonesia via e-Demokrasi & Next Generation Voting Initiative. Hemat Dwi Nuryanto

INTERNAL :

  • Menyediakan IABIE Media Sebagai Wahana BRANDING IABIE dan Menyediakan Sistem Informasi Internal dan Wahana Diseminisasi Informasi atas Kegiatan, Opini, dan Prestasi IABIEr via Website, Media Sosial, hingga Media IABIE lainnya (RADIO, TV, dll) yg menarik seperti RADIO IABIE. Ketum akan mempersiapkan Infrastruktur yang dibutuhkan. PIC : M Taufik didukung Hemat Dwi Nuryanto dan Bimo Sasongko.
  • IABIE akan menyediakan wahana Publikasi Artikel dan Opini IABIEr yang sudah diterbitkan di media-media dan akan memberikan informasi berupa Berita dan Reportase Kegiatan. IABIE juga akan memberikan dukungan/asistensi kepada anggota IABIE yang memiliki Produk, Teknologi, dan atau Gagasan penting untuk bisa menuliskannya hingga submit artikel untuk di publish di media nasional.
  • Menyediakan Database /Informasi KOMPETENSI IABIEr dan Direktori BISNIS milik IABIEr. PIC Didit S. ECD Tahap I Awal November

FOKUS 100 HARI :

  • New Website dan e-mail IABIE secara sistem ditargetkan sudah berjalan 8 September dan secara konten juga sudah update dan valid. PIC Sistem : Izzat F & Rahmat. PIC Konten : M Taufik & tim sekretariat.
  • Untuk Branding IABIE via Event ICT & EKRAF Nasional akan dijelaskan seperi apa Partisipasi/Dukungan IABIE dalam Event Nasional yang penting dan trend masa depan yi Konferensi Big Data Indonesia Ke 3. Denga dukungan IABIE diharapkan bisa mendatangkan Presiden/Wapres sebagai Keynote Speech. PIC : Beno K Pradekso. Pelaksanaan pada Rakor Internal Pertama.
  • Perlu segera dipersiapkan MOU dengan BEKRAF untk memayungi berbagai kegiatan IABIE-BEKRAF dalam 16 Sektor Industri Kreatif. PIC : Neil M Hakim/HDN
  • Pilot Project Radio Sekolah Online dan Radio IABIE. PIC : M Taufik didukung : Sabah S, Ismail Rahim, Bimo Sasongko, Hemat Dwi Nuryanto

PENDANAAN :

  • Karena Keterbatasan Ruang Gerak Koperasi IABIE Untuk Melakukan Kegiatan Pendanaan via Aktifitas Bisnis maupun Non Bisnis Diusulkan Untuk Segera dibentuk IABIE Corporation (PT untuk mendukung kegiatan Bisnis) dan IABIE Foundation (Yayasan untuk mendukung kegiatan Non Bisnis) dengan PIC sdr Andi Kirana (didukung Beno K Pradekso, Hemat Dwi Nuryanto, dan Bimo Sasongko) dan ECD Awal November.
  • Dalam jangka pendek akan dilakukan kerjasama IABIEr antara Euro Management (Bimo Sasaongko) dan Zamrud Technology (Dr. Ismail Rahim) dalam rangka fund raising yang bermanfaat untuk support kegiatan IABIE
  • Program Eksternal No. 4 dan Program 100 Hari No. 4 merupakan Inisiatif Awal Fund Rasising untuk Jangka Panjang dan semoga akan bermunculan inisiatif-inisiatif lain.

Diharapkan agar Ketua VII untuk dapat segera membentuk PT. Dan ini bersifat keharusan. Saran dari ketua II Agar lebih cepat terbentuk, terwujud, dan berjalan,  lebih baik untuk mengakuisisi perusahaan yang ada dibandingkan dengan membentuk perusahaan baru.

IABIE Wajib memiliki IABIE Media. Bisa difasilitasi oleh ketua III. Seluruh ketua hanya cukup memfasilitasi konten2nya.

KETUA IV

  • Koordinasi agar intensif dilakukan dg inisiatif masing2 Ketua
  • Pendataan anggota IABIE menjadi agenda penting utk berbagai kebutuhan baik dari sisi organisasi maupun tindak lanjut membangun jaringan dan menjalin kemitraan
  • Pendefinisian Tupoksi masing2 posisi di struktur organisasi IABIE agar menjadi agenda jangka pendek Bidang Organisasi & Kelembagaan
  • Semangat mendorong kolaborasi dan kemitraan muncul di berbagai Bidang, bahkan ada Bidang (V) yg memiliki program yg levelnya
  • lintas Ketua / Bidang dan dapat menjadi program ‘keroyokan’, sehingga perlu koordinasi dan sinkronisasi yg baik spy tdk ada overlapping (dan justru sebaiknya diarahkan agar menjadi sinergi positif)
  • Dibutuhkan kajian / analisa badan hukum yg terbaik utk menindaklanjuti secara kongkrit kerjasama & kemitraan, dg bercermin pada perdebatan di kepengurusan yg lalu

BIDANG ORGANISASI DAN KELEMBAGAAN

  • Meninjau dan mengkaji ulang AD agar sesuai dg kebutuhan organisasi
  • Membuat draft ART (3 bulan)
  • Membuat kajian ttg bentuk badan hukum yg sesuai bagi gerak organisasi, misalnya dlm menindaklanjuti kerjasama.

Untuk itu, diharapkan dapat membuat draft p  embentukan badan hukum yg sesuai, seperti yayasan yg akan bernaung di bawah IABIE (persiapan konsep, kesepakatan pengurus, bentuk badan hukum dll ditargetkan siap dlm 3 bulan)

lampiran-1

BIDANG ADVOKASI HUKUM:

  • Memfasilitasi WAG Ikatan Dinas
  • Membantu organisasi IABIE dalam hal yang berhubungan dengan aspek hukum/legal (seperti memberikan pertimbangan hukum dlm pembentukan badan hukum, kerjasama maupun resiko hukum)
  • Identifikasi masalah terkait hukum menjadi target capaian 3 bulan

lampiran-2

BIDANG KEMITRAAN DAN KERJA SAMA :

  • Membangun konsep untuk membentuk eklembagaan yang sesuai untuk kemitraan
  • Menyiapkan berbagai model kerjasama yang efektif
  • Menijau dan menindaklanjuti potensi kerjasama yang sudah pernah dijalin oleh IABIE
  • Mereview MOU yang ada.

Tantangan : Bagaimana segera menyediakan toolsnya. Mengkonkritkan kerjasama itu penting

Usulan aturan sementara :

  • Setiap anggota/perusahaan anggota yg mendapatkan kerja sama dgn pihak external berdasarkan aktifitas maupun kegiatan yg dilakukan oleh IABIE, wajib menyisihkan pendapatan dari kerja sama tersebut dgn 2 pilihan :
    • 1% dari nilai bisnis yg terjadi
    • Menjadi bagian sebagai pendonor dana kegiatan organisasi seperti pertemuan

lampiran-3

KETUA V

 Target 1 : Memunculkan 5 bibit startup berbasis teknologi dalam 5 tahun kedepan. Hal ini membutuhkan database yang lengkap. Minimal dalam 1 bulan ini kita dapat melengkapi portfolio Anggota kepengurusan.

Tujuan :

  1. Memunculkan dan mendorong kompetensi teknologi IABIERS
  2. mengakses pendanaan2 yang terkait dengan inkubator

Target 2 : Memunculkan lembaga2 konsultan dari IABIERs dalam bentuk apapun, baik yang sudah ada maupun yang akan muncul sesuai kebutuhan. Menampung kemampuan2 dan mengakses pendanaan.

Target 3 : memunculkan para expert personal dlm 3 tahun. Salah satunya dengan dengan menggunakan IABIE MEDIA yang merupakan ide dari Ketua III.

Rencana Aksi :

  1. Dalam 6 bln pertama, silaturahim ke stakeholder instansi teknologi yang ada. Potensi IABIE kerjasama
  2. Membuat seminar sekaligus fundraising, salah satunya dengan mendatangkan pembicara kompeten dan menyandingkannya dengan pembicara dari IABE.
  3. Membuat wahana dalam 3 tahun.
  4. Merumuskan 1 program semacam pentas dengan menggabungkan teknologi, kemapuan seni, dan kemampuan sebagai event organizer. Nantinya program ini dapat ditawarkan ke instansi2 seperti LIPI dalam satu konsep. Rencananya akan bekerjasama dengan Ketua III melalui IABIE media.

 KETUA VI

  • Melakukan courtesy visit ke berbagai lembaga dengan menggunakan link dari para Anggota. Diharapkan database yang ada dapat diakses oleh ketua VI sehingga data potensi IABIErs yang ada dalam lembaga tersebut yang bisa kita manfaatkan sebagai bahan pertimbangan courtesy visit.

Oleh karena tu. para ketua diharapkan dapat berkomunikasi dengan para anggotanya untuk melengkapi dan menyempurnakan database IABIE

  • Diharapkan bantuan dari tim Sekretariat untuk segera membuat surat undangan utuk rencana2 kunjungan yang akan dilakukan oleh Ketua VI
  • Bidang VI memiliki 4 sub bidang yaitu Hub K/L ketua Hotmatua  (blm aktif) b. Industri Manufaktur ketua Pulung Bimasakti (aktif) c. Pengembangan dan Pemanfaatan Science dan Technology Ketua Edvin (Blm Aktif) d. Reformasi Birokrasi Ketua Fahmi (Aktif). Usulan apakah perlu dilakukan reposisi dari susunan ketua yang belum bisa aktif saat ini untuk mengoptimalkan organisasi di Bidang VI.
  • Pada tanggal 3 September 2016 telah dilaksanakan acara dalam rangka membangun sinergi dan pengembangn bisnis antara anggota IABIE dengan para Senior EX Pengkajian Industri di BPPT. Acara di moderatori oleh Dr Rahardi Ramelan dan di Koordinir oleh Sdr Rinaldi Malimin. Alhamdulillah acara berlangsung sangat kondusif dan diskusi dalam angka menfollow up hasil pertemuan kemarin ini ters berjalan. Terakhir pak Rahardi Ramelan ingin mengembangkan Co-Working – Space yang di prakarsai oleh Bapak Rahardi Ramelan sendiri. Selanjutnya ada permintaan langsung dari Bapak Rahardi Ramelan untuk meminta bahan bahan yang diperesentasi kemarin ini utk di kirim kepada beliau melalaui
%d blogger menyukai ini: