IABIE Siap Berkiprah Kepada Bangsa dan Negara Dalam Kerja Nyata

Pentingnya menata dan memperluas portofolio kompetensi ketenagakerjaan di Tanah Air demi menggenjot produktivitas nasional merupakan sebuah kewajiban. Hal itu sebagai solusi untuk mengatasi pertumbuhan angkatan kerja di Indonesia yang sekitar 2,9 juta per tahun, sebagian besar atau sekitar 80 % di antaranya adalah tenaga kerja yang kurang terlatih.

Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE), Bimo Joga Sasongko mengatakan, perlunya transformasi ketenagakerjaan dengan merombak sistem pendidikan kejuruan yang lebih sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian dan industri. Dinilainya sabgat perlu, untuk mengukur kemampuan angkatan kerja berbahasa asing dalam beradaptasi serta pergaulan kerja untuk peningkatan daya saing global.

“Ini merupakan momentum untuk mawas diri, lalu memperbaiki kualitas kerja segenap bangsa. Utamanya terkait faktor produktivitas yang merupakan kunci untuk mewujudkan kemakmuran dan keadilan sosial,” kata Bimo saat acara pengukuhan Pengurus Pusat IABIE periode 2016-2019 di Cikini, Jakarta, seperti dikutip