IABIE Gelar Diskusi Menuju Ketahanan Energi Nasional

KORANMETRO.com, JAKARTA – Persoalan negara dalam menyediakan kebutuhan pemenuhan listrik kepada seluruh warganya terus meningkat, persoalan ini dinilai cukup serius apalagi ketika ada rencana pembangunan pembangkit tenaga listrik 35 ribu megawatt.

Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) merasa terpanggil guna membahas persoalan ini, dalam diskusi bulanan kali ini yang berlangsung di Amazing Hotel Menteng mengangkat tema ‘Ketahanan Energi Nasional, Dukungan Industri terhadap pembangunan pembangkit listrik 35000 MegaWatt.

Ada dua tujuan diselenggarakannya tema ini yaitu meningkatkan kembali ketahanan energi nasional di Indonesia melalui dukungan Industri terhadap program Presiden Jokowi mengenai pembangunan pembangkit listrik 35000 MegaWatt. Dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti swasta, institusi pemerintah, dan akademisi.

Ilham habibie yang menjadi salah satu pembicara mengatakan Indonesia membutuhkan inovasi di berbagai bidang dan enterpreneurship. Karena ini seperti dua mata uang yang saling membutuhkan.

Perwakilan PT Barata Indonesia, Agus, mengatakan bahwa masalah enegi bukanlah masalah asing, water turbin telah dibangun dari tahun 1944. Sistim kontrolnya sudah bisa di dalam negri dalam rangkaian 35 ribu MegaWatt. Perlu mengetahui seluruh data kemudian asesmen.

Kenaikan harga BBM per 1 Maret 2015 ini, diprediksi tidak akan terlalu signifikan tren harga minyak akan berlangsung dalam tiga tahun ke depan, prediksi ini dilontarkan Ketua Ikatan Alumni Program Beasiswa Habibie, F Budhi. Prediksi dia didasari oleh temuan teknologi Amerika Shale Oil Amerika Serikat. Disebut produksi minyak akan meningkat.

“BBM naik hanya sementara. Malah kecenderungannya akan turun,” kata Budhi di ruang terpisah saat diskusi IABIE Ketahanan Energi Nasional di Jakarta, Sabtu (28/2/2015). (ian)

Source : http://www.koranmetro.com/read/2015/03/01/1/12776/1/IABIE.Gelar.Diskusi.Menuju.Ketahanan.Energi.Nasional

%d blogger menyukai ini: