Ikatan Alumni Program Habibie Dan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta

Oleh : Musni Umar

Pada tanggal 18 Maret 2016, saya bertemu para teknolog yang berhimpun dalam Ikatan Alumni Program Habibie yang disingkat IABIE. Saya sangat senang dan bersyukur kepada Allah karena melalui Ihsan Mahyudin, alumni Universitas Indonesia dan BPPT mempertemukan saya sebagai sosiolog dengan para teknolog yang pernah dikirim oleh Kementerian Riset dan Teknologi dalam Program OFP, STMDP, STAID, IPTN dan PT PAL untuk melanjutkan studi di bidang Sains & Teknologi ke beberapa negara maju di dunia diantaranya Jerman, USA, Perancis, Belanda, Inggris, Australia, Kanada, Austria, dan Jepang. Saya juga amat bahagia karena segera akrab, sebab diantara para pimpinan Ikatan Alumni Program Habibie sudah mengenal saya melalui pemberitaan di media cetak, media online dan TV.

Pendirian Prodi Teknologi & Sains dan Kerjasama Saya bersilaturrahim dengan para teknolog yang berhimpun di Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) bukan atas nama pribadi sebagai sosiolog, tetapi merepresentasikan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, yang beralamat di Jalan Pemuda Kavling 97, Jakarta Timur. Tujuan bertemu dengan para teknolog untuk merintis kerjasama dalam upaya membangun program studi teknik industri, teknik komputer, teknik gizi, kimia dan farmasi. Univeritas Ibnu Chaldun Jakarta pada tanggal 11 Juni 2016 akan berusia 60 tahun. Dalam usia 60 tahun baru satu program studi eksakta yaitu agro industri yang bernaung di bawah Fakultas Pertanian. Untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan bahwa setiap universitas sekurang-kurangnya 10 program studi, 6 program studi adalah rumpun ilmu pengetahuan alam (IPA) yang sering disebut eksakta. Untuk memenuhi ketentuan tersebut dan dalam rangka mendorong percepatan kebangkitan dan kemajuan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta guna mewujudkan visi Universitas Ibnu Chaldun Jakarta “menjadi Universitas Islam terkemuka di Indonesia dan dikenal di dunia internasional”, maka merupakan condicio sine qua non untuk membangun kerjasama dan aliansi dengan para teknolog Indonesia. Keinginan Universitas Ibnu Chaldun bekerjasama dengan IABIE, relevan dengan misi Ikatan Alumni Program Habibie antara lain untuk: – Mengembangkan, memanfaatkan, dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi. – Membangun afiliasi kerjasama dengan lembaga-lembaga domestik maupun internasional dalam menerapkan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi. – Membangun profesionalisme dan jejaring alumni dengan berbagai komponen bangsa dan pemangku kepentingan pembangunan demi meningkatkan pembangunan nasional. Pada tahap awal, karena Univeritas Ibnu Chaldun Jakarta sangat memerlukan tenaga pengajar S2 dalam bidang teknologi dan sains seperti dikemukakan diatas untuk memenuhi persyaratan bahwa setiap program studi 6 dosen tetap, maka melalui Annisa, staf sekretariat IABIE, tadi malam saya sudah kirim SMS (Short Message Service) kiranya teman-teman dari IABIE berkenan mengirim nama secepatnya untuk menjadi dosen tetap, akan lebih baik jika disertai CV, Copy scan Ijazah S1, S2 dan S3 secepat-cepatnya karena paling lambat 25 Maret 2016, harus di upload di laman dikti dan pada 21 Maret 2016, surat permohonan rekomendasi ke Koordinator Lembaga Layanan (L2) Dikti yang dahulu disebut Kopertis, disertai semua dokumen pendukung termasuk nama-nama dosen tetap di setiap prodi. Kerjasama berikutnya diharapkan akan terwujud dalam bentuk kerjasama secara formal antara Ikatan Alumni Program Habibie dengan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta. Allahu a’lam bisshawab

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/musniumar/ikatan-alumni-program-habibie-dan-universitas-ibnu-chaldun-jakarta_56ede9ba3b7b616b0c4940a8

%d blogger menyukai ini: